Banyuwangi – Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial (Perlinsos) terus mendorong peningkatan transparansi dalam penetapan kelayakan penerima bantuan sosial (bansos). Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kemensos menegaskan bahwa transparansi data penerima bansos menjadi aspek penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap program perlindungan sosial. Dengan sistem pendataan yang akurat dan terbuka, potensi kesalahan sasaran maupun penyalahgunaan bantuan dapat diminimalkan.
Dalam pelaksanaannya, Kemensos mendorong pemanfaatan teknologi dan integrasi data lintas sektor untuk memperkuat validasi dan pemutakhiran data penerima manfaat. Peran pemerintah daerah dan masyarakat juga dinilai krusial dalam memberikan masukan serta melakukan pengawasan terhadap penetapan penerima bansos.
Selain itu, Kemensos terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami mekanisme penetapan kelayakan penerima bantuan sosial. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik sekaligus menciptakan sistem bansos yang lebih adil dan akuntabel.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan sosial sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat rentan. Transparansi dan akurasi data diharapkan mampu memperkuat efektivitas program bansos serta mendukung kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
Sumber: Infopublik.id
