Buka Puasa Bersama Murid Sekolah Rakyat
MOJOKERTO, 27 FEBRUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto dengan total nilai Rp5.008.400.000. Penyaluran bantuan bertajuk Sapa Bansos ini dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama murid Sekolah Rakyat (SR) di Pendopo Graha Majatama, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/2).
Gubernur Khofifah mengatakan, Penyaluran bansos ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial melalui pendekatan lintas sektoral dan spasial berbasis data terpadu.
Ia pun menegaskan bahwa perlindungan sosial yang adaptif harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat dan penguatan kemandirian desa.
"Kami sangat berharap, bantuan ini tepat sasaran dan tepat manfaat. Artinya, semoga bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak dan bisa digunakan sesuai kebutuhan," ujar Khofifah.
Dari total bantuan Rp5 miliar tersebut, rincian program yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp2.766.000.000 untuk 1.383 keluarga penerima manfaat. Selain itu, bantuan sosial bagi penyandang disabilitas (ASPD) diberikan kepada 97 jiwa dengan total nilai Rp349.200.000.
Pemprov Jawa Timur juga menyalurkan bantuan KIP PPKS Jawara sebesar Rp36.000.000 bagi 12 penerima manfaat, serta bantuan Permakaman LKS Lanjut Usia kepada 10 orang dengan total Rp45.750.000.
Tidak hanya itu, diberikan pula Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan tali asih bagi pilar-pilar sosial Jawa Timur yang meliputi SDM PKH Plus, Pendamping Disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebesar Rp282.000.000 kepada 137 orang.
Khofifah berpesan agar seluruh bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan optimal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat kemandirian ekonomi, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para pilar sosial yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memastikan program perlindungan sosial berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Matur nuwun _panjenengan_ semua bisa hadir disini hari ini. Juga kepada seluruh pilar sosial Jawa Timur, terima kasih atas dedikasi dan kerja yang luar biasa. Semoga bermanfaat dan memberi berkah kepada kita semua," pesannya.
Selain bansos reguler, turut disalurkan zakat produktif dari BUMD Provinsi Jawa Timur sebesar Rp25.000.000 yang diberikan kepada 50 penerima manfaat sebagai stimulus penguatan usaha ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, juga menyerahkan bantuan keuangan pemberdayaan desa dari berbagai perangkat daerah. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jatim, disalurkan bantuan BUMDesa kepada dua desa sebesar Rp200.000.000, bantuan Desa Berdaya kepada dua desa sebesar Rp200.000.000, serta Program Jatim Puspa kepada dua desa senilai Rp349.450.000.
Selain itu, terdapat pula bantuan keuangan desa dari Dinas PU Bina Marga sebesar Rp250.000.000, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebesar Rp200.000.000, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebesar Rp350.000.000. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung penguatan infrastruktur, pengembangan potensi desa, serta ketahanan ekonomi masyarakat berbasis lokal.
"Adapula bantuan keuangan yang sifatnya pemberdayaan desa. Yang biasanya dari Dinas PMD, hari ini kita mendapat tambahan dari Dinas PU Bina Marga dan Disbudpar dan Dinas Pertanian Jatim," ucapnya.
Khofifah menegaskan bahwa seluruh ikhtiar tersebut merupakan bagian dari upaya membangun bantalan sosial dan ekonomi yang kokoh bagi masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan, khususnya bagi kelompok rentan, sehingga secara bertahap mereka dapat mandiri secara ekonomi.
"Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu, sehingga secara bertahap mereka dapat mandiri secara ekonomi," tegasnya.
Kegiatan Sapa Bansos kali ini juga menghadirkan suasana berbeda dengan kehadiran 50 murid Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Mojokerto. Didampingi kepala sekolah dan para guru, para murid menerima takjil langsung dari Gubernur Khofifah dan berkesempatan berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau Gus Barra menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Khofifah melalui berbagai bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto.
"Atas nama masyarakat Mojokerto, kami sampaikan terima kasih atas bansos yang diberikan baik berupa bantuan kepada lansia, disabilitas hingga bantuan pemberdayaan seperti KIP Jawara. Matur nuwun Ibu Gubernur," pungkasnya.
