https://pansos.kepahiangkab.go.id/ https://devrumaroof.techarea.co.id/ https://sob-andre.com/register https://siami.uki.ac.id/ https://www.hotel-olympia.cz/ https://lms.ikp-rao.ru/ https://drc.ge/ https://www.biner.co.id/ https://nusacomtech.co.id/ SLOT PULSA https://siandini.sumbawakab.go.id/ https://www.dierenartsdemaere.be/ https://transparencia.unajma.edu.pe/ https://www.ei.yzu.edu.tw/ https://www.dierenartsdemaere.be/diensten https://apdesign.cz/ https://sob-andre.com/ https://www.farnhambarbers.com/farnham/about-us https://datascience.or.id/ https://fptcapital.com.vn/ https://apdesign.cz/aktuality
Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Sinergi Perlindungan PMI Perempuan serta Keluarga hingga Tingkat Desa Berita Jombang.com

Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Sinergi Perlindungan PMI Perempuan serta Keluarga hingga Tingkat Desa

Jakarta – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) memperkuat sinergi dalam upaya melindungi pekerja migran Indonesia (PMI) perempuan serta keluarga mereka hingga ke tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan perlindungan menyeluruh sejak tahap persiapan keberangkatan, masa bekerja, hingga kembali ke daerah asal.

Menteri PPPA menegaskan bahwa pekerja migran perempuan masih mendominasi penempatan PMI Indonesia. Kondisi tersebut membuat penguatan perlindungan menjadi sangat penting mengingat perempuan pekerja migran masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kekerasan berbasis gender, eksploitasi kerja, hingga tindak pidana perdagangan orang.

Selain fokus pada pekerja migran, perhatian juga diberikan kepada anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya bekerja di luar negeri. Pemerintah menilai kelompok ini membutuhkan dukungan khusus agar tetap memperoleh hak atas pendidikan, pengasuhan yang layak, layanan kesehatan, serta perlindungan dari berbagai risiko sosial maupun digital.

Sebagai bentuk penguatan kolaborasi, kedua kementerian akan mengoptimalkan berbagai program berbasis masyarakat yang dapat menjangkau calon pekerja migran perempuan secara langsung. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai prosedur migrasi yang aman, akses terhadap layanan perlindungan, mekanisme pengaduan, hingga penguatan kapasitas ekonomi keluarga pekerja migran.

Pemerintah juga mendorong sinergi antara program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan desa yang memiliki banyak pekerja migran. Melalui pendekatan tersebut, pendampingan terhadap PMI perempuan dan keluarganya dapat dilakukan secara lebih efektif serta berkelanjutan hingga ke tingkat desa.

Kemen PPPA dan Kemen P2MI menilai bahwa keberhasilan penempatan pekerja migran tidak hanya diukur dari kontribusi ekonomi yang dihasilkan, tetapi juga dari terjaminnya perlindungan, kesejahteraan, dan kualitas hidup keluarga yang ditinggalkan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat guna menciptakan sistem perlindungan yang lebih komprehensif bagi PMI perempuan dan anak-anak mereka.

Sumber : InfoPublik