https://pansos.kepahiangkab.go.id/ https://devrumaroof.techarea.co.id/ https://sob-andre.com/register https://siami.uki.ac.id/ https://www.hotel-olympia.cz/ https://lms.ikp-rao.ru/ https://drc.ge/ https://www.biner.co.id/ https://nusacomtech.co.id/ SLOT PULSA https://siandini.sumbawakab.go.id/ https://www.dierenartsdemaere.be/ https://transparencia.unajma.edu.pe/ https://www.ei.yzu.edu.tw/ https://www.dierenartsdemaere.be/diensten https://apdesign.cz/ https://sob-andre.com/ https://www.farnhambarbers.com/farnham/about-us https://datascience.or.id/ https://fptcapital.com.vn/ https://apdesign.cz/aktuality
Bikin Haru! Senyum Bahagia Lansia Dhuafa Jombang Terima Paket Qurban Roushon Fikr Berita Jombang.com

Bikin Haru! Senyum Bahagia Lansia Dhuafa Jombang Terima Paket Qurban Roushon Fikr

JOMBANG – Lembaga sosial Roushon Fikr Peduli Jombang kembali menebar kebaikan di Hari Raya Idul Adha 1447 H. Pada tahun ini, mereka sukses melaksanakan program qurban dengan menyembelih 15 ekor kambing dan 3 ekor sapi. Proses penyembelihan yang berlangsung pada Kamis (28/5/2026) tersebut dipastikan berjalan sesuai syariat Islam, dengan standar kebersihan dan kelayakan hewan yang ketat.
Ketua Roushon Fikr Peduli,  Imma Rahmawati, menegaskan bahwa esensi utama dari program ini adalah kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat bawah.
“Qurban bukan hanya seremoni tahunan, tetapi bagaimana manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Imma Rahmawati.

Eco-Qurban: 960 Paket Dikemas Tanpa Plastik
Dari total hewan qurban yang disembelih, panitia berhasil menyediakan 960 paket daging qurban. Menariknya, Roushon Fikr Peduli secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian alam dengan menerapkan konsep eco-qurban.
Seluruh paket daging tidak dikemas menggunakan kantong plastik sekali pakai, melainkan menggunakan besek bambu yang dilapisi daun jati.  Penggunaan besek dipilih sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan untuk mengurangi limbah plastik, sekaligus mempermudah proses distribusi agar daging tetap higienis dan segar sampai ke tangan warga.

Kisah Haru Mbah Insana: "Setahun Sekali Masak Daging"

Di balik riuhnya proses distribusi, terselip kisah menyentuh dari para penerima manfaat. Salah satunya datang dari Mbah Insana, seorang dhuafa lansia yang menjadi warga binaan Roushon Fikr Peduli. Dengan mata berkaca-kaca saat menerima paket besek qurban, ia mengaku hanya bisa memasak daging setahun sekali, yaitu ketika Hari Raya Idul Adha tiba.

 “Kalau tidak ada qurban, saya hampir tidak pernah masak daging,” ungkap Mbah Insana lirih.
Bagi sebagian orang, daging mungkin menjadi menu makanan yang biasa disantap kapan saja. Namun, bagi masyarakat dhuafa seperti Mbah Insana, momen Idul Adha adalah kesempatan langka dan mewah untuk bisa menikmati hidangan daging bersama keluarga di rumah. Kisah ini menjadi pengingat kuat bahwa ibadah qurban bukan sekadar soal angka atau jumlah hewan yang rebah, melainkan tentang senyum dan kebahagiaan yang berhasil dihantarkan kepada mereka yang membutuhkan.

Gus Didin Turun Langsung ke Lapangan
Aksi sosial ini juga mendapat kawalan penuh dari pihak yayasan. Ketua Yayasan Roushon Fikr,  H. Didin Ahmad Sholahudin —atau yang akrab disapa Gus Didin —turut terjun langsung ke lapangan. Beliau terlibat sejak proses penyembelihan hingga ikut mengantarkan langsung paket-paket daging ke rumah-rumah warga dhuafa.
Menurut Gus Didin, Hari Raya Idul Adha adalah momentum terbaik untuk meruntuhkan sekat-sekat sosial dan mengasah kepekaan kemanusiaan kita. Kehadiran pemimpin yayasan di tengah-tengah warga ini semakin menegaskan komitmen Roushon Fikr untuk selalu dekat, mendengar, dan melayani umat dengan hati. *(Ali)