Tangerang – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara resmi menerbitkan Sertifikat Tipe Validasi (Validation Type Certificate/VTC) untuk drone kargo HY100 sebagai langkah strategis dalam mendorong inovasi penerbangan nasional.
Sertifikasi tersebut diberikan kepada manufaktur Ursa Aeronautical Technology Co. Ltd. setelah melalui serangkaian proses evaluasi menyeluruh, mulai dari pengujian desain, sistem, hingga uji terbang guna memastikan aspek keselamatan sesuai standar penerbangan nasional.
Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara menegaskan bahwa penerbitan sertifikat ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan ekosistem pesawat udara tanpa awak di Indonesia. Kehadiran drone kargo skala besar dinilai membuka peluang baru dalam meningkatkan konektivitas serta distribusi logistik nasional.
Drone HY100 memiliki kapasitas angkut hingga sekitar 1,9 ton, sehingga berpotensi mempercepat distribusi barang, terutama untuk menjangkau wilayah terpencil dan daerah dengan keterbatasan infrastruktur transportasi konvensional.
Sebagai tahap awal implementasi, operasional drone akan dilakukan pada ruang udara terpisah (segregated airspace) guna menjaga keselamatan penerbangan. Pemerintah juga tengah menyiapkan regulasi lanjutan untuk mendukung pengoperasian teknologi ini secara optimal dan aman.
Melalui langkah ini, Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya dalam mengakomodasi perkembangan teknologi penerbangan sekaligus memperkuat sistem logistik nasional yang lebih efisien dan terintegrasi.
